Ucapkanlah selalu SUBHANNALLAH
Subhannallah Kuasa Allah Telah Memberi Kita Hidup untuk Hari ini... Betapa Besar KaruniaMU.
PUJI SYUKUR UNTUK SEMUA NIKMAT MU ALLAH
Alhamduilillah Puji Syukurku Berilah Kami Hati yang Iklash dalam berbagi dengan Saudara kami,.
(LA ILLAHHAILLALLAH MUHAMMAD RASULULLAH)
Tiada Kata Paling Sempurna Selain Kata La Illah Haillallah... Semoga Kita Bisa Mengucapkan Kata mulia ini di akhir Hanyat Kita KALIMAT PALING MULIA, BAHSAHILAH LIDAHKU DENGAN (LA ILLAHHAILLALLAH MUHAMMAD RASULULLAH)
Jadwal Ramadhan dan Imsyak Kota Surabaya 2011
Doa Buka Puasa
Alhamdullah Pagi ini diberikan Nikmat Berbagi Informasi untuk Ke sekian Kalinya Nikmat Mu tak TerHingga Allah Maha Pemurah,,Ya Allah Ampunilah Segala Dosa Kami, Dosa Kedua Orang Tua Kami, Istri anak Kami, saudara uslim kami, dan Yang Membaca Artikel Ini ya ALLA, Engkau Maha Pengampun.
Terkabulnya doa dan ditetapkannya pahala di sisi Allah ‘Azza wa Jalla dari setiap doa yang kita panjatkan tentunya adalah harapan kita semua. Kali ini, mari kita mengkaji secara ringkas, doa berbuka puasa yang terkenal di tengah masyarakat, kemudian membandingkannya dengan yang shahih. Setelah mengetahui ilmunya nanti, mudah-mudahan kita akan mengamalkannya. Amin.
Doa Berbuka Puasa yang Terkenal di Tengah Masyarakat
Lafazh pertama:
اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت
”Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”
Doa ini merupakan bagian dari hadits dengan redaksi lengkap sebagai berikut:
عَنْ مُعَاذِ بْنِ زُهْرَةَ، أَنَّهُ بَلَغَهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ كَانَ إِذَا أَفْطَرَ قَالَ: اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَ عَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
“Dari Mu’adz bin Zuhrah, sesungguhnya telah sampai riwayat kepadanya bahwa sesungguhnya jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berbuka puasa, beliau membaca (doa), ‘Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthortu-ed’ (ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka).”[1]
Hadits tersebut diriwayatkan oleh Abu Daud, dan dinilai dhaif oleh Syekh al-Albani dalam Shahih wa Dhaif Sunan Abi Daud.
Penulis kitab Tahdzirul Khalan min Riwayatil Hadits hawla Ramadhan menuturkan, “(Hadits ini) diriwayatkan oleh Abu Daud dalam Sunannya (2/316, no. 358). Abu Daud berkata, ‘Musaddad telah menyebutkan kepada kami, Hasyim telah menyebutkan kepada kami dari Hushain, dari Mu’adz bin Zuhrah, bahwasanya dia menyampaikan, ‘Sesungguhnya jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berbuka puasa, beliau mengucapkan, ‘Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu.’”[2]
Mua’dz ini tidaklah dianggap sebagai perawi yang tsiqah, kecuali oleh Ibnu Hibban yang telah menyebutkan tentangnya di dalam Ats-Tsiqat dan dalam At-Tabi’in min Ar-Rawah,





















